Gi.com, Muaro Jambi - Dinas Pariwisata Pemuda dan
Olahraga Kabupaten Muaro Jambi saat ini telah membuka pendaftaran Bujang Gadis
Muaro Jambi Tahun 2022.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda
dan Olahraga Kabupaten Muaro Jambi Riduwan saat ditemui di ruang kerjanya
mengatakan pendafataran Bujang Gadis Muaro Jambi bisa dilakukan melalui Offline
dan Online.
Adapun syarat pendaftaran menjadi peserta Bujang
Gadis Muaro Jambi tahun 2022 adalah berusia minimal 16 tahun dan maksimal 24
tahun.
“Untuk tinggi badan, Bujang
165 cm dan Gadis 158 cm. Sehat jasmani dan rohani, tidak terlibat masalah
hukum dan bebas narkoba,” sebutnya.
Selain persyaratan diatas, juga
dibutuhkan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan menggunakan Bahasa
Indonesia dan Bahasa Asing, memiliki wawasan di bidang budaya, pariwisata dan
pengetahuan umum dan beberapa persyaratan lainnya.
Lanjutnya selain melampirkan
syarat syarat tersebut, para peserta yang ingin mengikuti audisi Bujang Gadis
Muaro Jambi harus melapirkan Sertifikat Vaksin, Surat Izin dari Orang Tua, Akte
Kelahiran, KTP atau kartu pelajar / kartu mahasiswa dan beberapa poto terbaru
Closeup.
“Semua persyaratan tersebut, di
Scan kemudian di Upload ke Google Form yang tertera di Bio Instagram @Bujanggadismuarojbi.
Dan berkas aslinya dimasukkan dalam Map Biola berwarna biru untuk Bujang dan
warnah merah untuk Gadis dibawa pada saat technical meeting
pada tanggal 19 maret 2022 ke Aula Kantor Bupati Muaro Jambi.
Kegiatan Bujang Gadis Muaro Jambi
Tahun 2022 akan dilaksanakan di Rumah Dinas Sekda Muaro Jambi Komplek Perkantoran
Bukit Cinto Kenang Sengeti.
Tujuan dilaksanakannya pemilihan
Bujang Gadis Muaro Jambi tahun 2022 ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta
generasi muda muaro jambi terhadap budaya dan pariwisata khususnya Kabupaten
Muaro Jambi.
“Bujang Gadis ini, kita harapkan
dapat menjadi media bagi generasi muda muaro jambi untuk menggali,
mengengbangkan dan mempromosikan potensi potensi kebudayaan dan pariwisata
muaro jambi dan tentunya dapat melestarikan kebudayaan masyarakat Kabupaten Muaro Jambi, karena
generasi muda adalah tonggak penerus untuk melestarikan budaya Muaro Jambi khususnya dan Jambi pada umumnya,”
tandasnya. (*)





Social Header