Gi.com, Muaro Jambi - Santri disalah satu pesantren di Kabupaten Muaro Jambi yang terpapar penyakit Hepatitis A semakin bertambah. Dari awalnya hanya dua orang, kini menjadi tujuh orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi Afifudin melalui Kabid P2P dr Ariani Widiastuty menyebut, penambahan jumlah yang terserang Hepatitis ini setelah hasil laboratorium yang mereka kirim ke Provinsi Jambi keluar.
"Dari hasil labor itu, diketahui ada penambahan lima orang. Jadi keseluruhannya ada tujuh orang yang terkena Hepatitis A," kata Ariani kemarin.
Ariani menyebutkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh santri yang ada di pondok pesantren tersebut, dari ratusan santri yang diperiksa, hanya 20 orang yang diambil sampel darahnya.
"Dari 20 itu, lima orang dinyatakan positif Hepatitis A," ungkapnya.
Untuk yang terserang ini, Ariani menyebut jika semuanya dalam kondisi sehat. Mereka hanya butuh istirahat cukup agar daya tahan tubuh mereka pulih kembali.
"Yang dua orang dirumah, yang lima orang awalnya dirawat diasrama, namun karena butuh penanganan dan pengawasan khusus seperti makan dan asupan gizi nya harus sesuai, maka ke lima nya saat ini sudah dipulangkan ke rumah orang tuanya masing-masing. Mereka tetap dalam pantauan tim kami," tambahnya lagi.
Penyembuhan penyakit ini biasanya membutuhkan waktu beberapa Minggu hingga beberapa bulan. Tergantung dengan stamina pasien itu sendiri.
Oleh karena itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, Afifudin meminta agar pasien menjaga pola makan dan istirahat cukup.
Terkait penyebab, Afifudin menyebut jika penyebab penyakit ini karena tingkah laku atau pola hidup pasien itu sehari-hari.
"Penyebabnya vecal oral artinya dari kotoran pasien. Pasien tidak bersih cuci tangan sesudah buang air besar. Biasanya mereka langsung menyentuh makanan dan makanan kemungkinan terkontaminasi kuman," tandasnya. (Jar)






Social Header