- Watt Terlalu Besar, Tiga Bulan Pakai Rusak.
Gi.com, Muaro Jambi - Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi menilai ribuan lampu jalan yang didapat dari hibah Pemerintah DKI Jakarta mubazzir. Hal tersebut dikarenakan lampu jalan tersebut tidak berfungsi dengan baik.
Seperti yang disampaikan oleh Anggota DPRD Muaro Jambi dari Fraksi PDI Perjuangan Usman Khalik mengatakan selain tidak berfungsi dengan baik, lampu jalan tersebut juga dinilainya hanya menghabiskan anggaran APBD Muaro Jambi saja.
Usman Khalik menyebut lampu jalan hibah dari Pemda DKI Jakarta itu juga memakan wat yang cukup besar sehingga berpotensi membebankan APBD Muaro Jambi.
"Wat nya besar. Kemudian tiga bulan dipake langsung putus," kata Usman Khalik.
Selain itu juga, gudang tempat penyimpanan juga memakan biaya besar, dimana pertahunnya membutuhkan biaya sewa gudang.
"Ini hanya menghabiskan uang saja, tidak difungsikan," katanya lagi.
Daripada menghabiskan uang saja, mending lampu-lampu tersebut dihibahkan lagi atau dilelang.
"Daripada gunakan lampu hibah itu, mending beli baru, sudah pasti tahan lama. Ini baru dipake tiga bulan la putus, biaya lagi," sebutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Muaro Jambi Firmansyah membenarkan jika lampu-lampu hibah itu didapat dari Pemda DKI Jakarta.
"Setelah kita cek di gudang memang banyak yang tidak layak untuk digunakan," kata Firmansyah.
Lampu tersebut memang mempunyai Watt yang cukup besar, sehingga jika digunakan akan memakan biaya yang cukup besar juga. Ditambah lagi baru dipasang sudah putus.
"Nanti kita carikan solusinya. Yang jelas biaya perawatan lebih besar ketika kita menerima lampu itu," imbuhnya. (Jun)






Social Header