Breaking News

Banyak Temui Permasalahan di PT PAL, Disnakertrans Muaro Jambi Panggil Pihak Manager.


Gi.com, Muaro Jambi - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muaro Jambi akan memanggil pihak manajemen PT PAL yang beroperasi di Desa Sido Mukti Kecamatan Sungai Gelam Muaro Jambi. 

Kepala Disnakertrans Muaro Jambi Ermandes Ibrahim saat ditemui di Kantornya mengatakan pemanggilan Manajemen PT PAL terkait dengan ketenagakerjaan dan beberapa persoalan lainnya. 

Dikatakannya PT PAL sebelumnya telah melaporkan bahwa pihaknya mengalami kerugian sehingga tidak bisa lagi beroperasi. 

"Beberapa tahun lalu, PT PAL ini pernah melayangkan surat ke kita bahwa mereka bangkrut dan menutup segala aktivitas kerja. Saat itu kita minta agar segala kewajiban perusahaan terhadap karyawan segera diselesaikan, seperti gaji, BPJS dan persoalan lainnya," Sebut Ermandes Ibrahim Kadis Nakertran Muaro Jambi. 


Lanjutnya, setelah beberapa waktu tutup, tiga bulan terakhir ini, Pihak Disnakertran mendapati Informasi dari masyarakat sekitar bahwa perusahaan tersebut telah beroperasi.

"Tiga bulan terakhir ini perusahaan itu rupanya kembali beroperasi. Akan tetapi kita tidak diberitahu. Padahal semestinya mereka harus melaporkan ke kita (Dinsnakertran) sebelum beroperasi, karna berkaitan dengan ketenagakerjaannya, " sebutnya.

Mandes juga menyebutkan saat ini PT PAL memiliki karyawan sebanyak ratusan orang. Akan tetapi semua karyawan tersebut tidak didaftarkan oleh pihak perusahaan ke BPJS ketenagakerjaan.

Selain itu, pokok permasalahan lainnya yang ditemukan pihak Disnakertrans terhadap PT PAL adalah terkait dengan siapa pengelola yang bertanggung jawab saat ini. Pasalnya manajemen PT Pal hingga saat ini tidak melapor ke Pemkab Muaro Jambi terkait yang menjadi pengelola saat ini. 

"Persoalan lainnya yang muncul lagi adalah, beberapa Kepala Desa menanyai ke kami terkait kepastian hukum dari perusahaan yang beroperasi ini, landasannya apa. Karna mereka melihat yang mengelola saat ini bukan manager PT PAL melainkan PT MMJ (Mayang Mangurai Jambi). Jadi, kami gak bisa jawab karena mereka tidak ada melampirkan dokumen fropil perusahaannya ke kaki," sebut Ermandes. (*)


© Copyright 2024 - Gerbanginformasi.com