Terjebak, Tiga Pejabat PDAM Disodorkan Surat Pengunduran Diri.


Gerbanginformasi.com, Muaro Jambi - Kabar tidak sedap datang dari kalangan Pejabat PDAM Tirta Muaro Jambi. Baru baru ini terdengar kabar bahwa Direktur PDAM disebut sebut mengundurkan diri dari jabatannya. 

Informasi yang didapat dilapangan, selain Direktur, ternyata Dua Pejabat PDAM Tirta Muaro Jambi lainnya juga turut mengundurkan diri. 

Hal ini membuat sejumlah kalangan bertanya tanya, kenapa tiga Pejabat PDAM mengundurkan diri secara serentak. 

Adapun selain Direktur yang mengundurkan diri, yakni Kabag Tekhnik dan Kabag Admin Keuangan.

Informasi yang didapat dari sumber terpercaya ternyata Pengunduran diri para pejabat PDAM tersebut terkesan dipaksakan. Pasalnya mereka bertiga diperintahkan untuk menandatangani surat Pengunduran diri tanpa dijelaskan alasan dan penyebabnya. 

"Mereka dipanggil Dewan Pengawas, kemudian salah satu Dewas menyodorkan surat Pengunduran diri yang telah dibuat itu kepada tiga orang Pejabat PDAM untuk menandatangani surat Pengunduran diri itu. Dengan terpaksa ke tiganya menandatanganinya," Sebut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu Mantan Direktur PDAM Tirta Muaro Jambi Budi Mulia saat dikonfirmasi membenarkan jika dirinya tidak lagi menjabat sebagai Direktur PDAM Tirta Muaro Jambi. 

Budi menjelaskan, pada bulan Mei 2022 lalu jajaran PDAM memang pernah diperingati oleh Dewas dia Pemkab Muaro Jambi untuk memperbaiki kinerja selama tiga bulan. 

"Waktu itu memang ada peringatan untuk kami agar berbenah selama tiga bulan, jika tidak bisa melakukan perbaikan maka diminta mundur dari jabatan," sebutnya. 

Mantan Direktur PDAM mengaku di bulan pertama memang PDAM banyak diterpa masalah seperti air tidak jalan, pipa yang bocor dan permasalahan lainnya. Namun memasuki bulan kedua sedikit demi sedikit persoalan di PDAM sudah mulai membaik bahkan pada bulan ketiga hampir semua permasalahan air yang tidak jalan sudah teratasi semuanya di semua unit. Anehnya surat Pengunduran Diri tersebut keluar setelah PDAM sedikit telah mengalami perubahan kearah lebih baik.

"Aneh saja. Pas permasalahannya sudah mulai membaik tiba tiba surat Pengunduran diri kami keluar. Tapi ya sudahlah. Saya Fropesional saja. Mungkin Pejabat yang baru nanti bisa Menjakankan PDAM Tirta Muaro Jambi ini bisa lebih baik lagi," tandasnya. 

Sementara itu, Lengsernya Budi Mulya dari jabatannya dibenarkan oleh Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah.

Menurut Bachyuni, sebelumnya jajaran Direksi PDAM diperintahkan untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, namun ternyata hingga waktu yang ditentukan pelayanan masih kurang memuaskan bagi masyarakat.

"Iya direktur diganti. Penggantinya Elis Persada," kata Bachyuni, Rabu (3/8).

Selain Budi, Dewan Pengawas yaitu Aditya Warman juga diganti. Dia diganti oleh Nazman Efendi.

Untuk diketahui, Elis Persada merupakan pegawai PDAM itu sendiri, sementara Nazman Efendi merupakan asisten Bupati Muaro Jambi.

Digantinya Direktur Utama PDAM Tirta Muaro Jambi juga dibenarkan oleh Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono. 

"Sesuai dengan kesepakatan. Jika tidak mencapai target, mereka mundur. Mereka mundur tanpa adanya paksaan dari pihak manapun," kata Sekda. (Jun)