Fraksi PAN Minta Dinas Kominfo Tingkatkan PAD Sektor Telekomunikasi



GERBANGINFORMASI.COM, MUARO JAMBI-Komisi I DPRD Muaro Jambi minta Dinas Komunikasi dan Informatika pada tahun 2023 mendatang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Sektor Telekomunikasi.

Seperti yang diungkapkan oleh Anggota DPRD Muaro Jambi Fraksi PAN Robinson Sirait. Ia mengatakan, saat ini PAD Sektor Telekomunikasi terbilang masih rendah. Padahal itu bisa ditingkatkan.

"Sebenarnya, Muaro Jambi ini sangat banyak potensi PAD yang dapat ditingkatkan, bahkan bisa berkali-kali lipat. Asalkan Kepala OPD nya serius menanganinya," sebutnya. 

Salah satu PAD yang berpotensi untuk ditingkatkan adalah Sektor Tower Telekomunikasi. 

"Tahun ini, target PAD dari tower Telekomunikasi hanya Rp 500 juta. Padahal jika kita lihat, itu masih bisa ditingkatkan," ucapnya. 

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Komisi I DPRD Muaro Jambi Fraksi PAN Ulil Amri. Ia menyebutkan, salah satu yang menyebabkan rendahnya PAD Sektor Tower Telekomunikasi itu adalah, rendahnya tarif yang dikenakan kepada pengusaha propider. 

"Jadi kami mendorong para OPD agar dapat meninjau ulang lagi tarif yang dikenakan, jika tidak relevan lagi, maka itukan bisa ditinjau lagi. Jika perlu kita revisi dan sesuaikan dengan kondisi saat ini," ungkapnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Muaro Jambi Faisal Harahap saat dikonfirmasi menyebutkan untuk meningkatkan pelayanan telekomunikasi di Kabupaten Muaro Jambi, tahun 2023 mendatang direncanakan akan ada penambahan 16 tower.

16 tower telekomunikasi itu akan disebar di berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Muaro Jambi. 

Menurut dia, 16 tower itu akan dibangun oleh berbagai provider, seperti Telkomsel, 3 (Tri), XL dan lain sebagainya.

"Tahun 2021 tower ada 204 dan tahun 2022 nyambung 2023 naik menjadi 220 tower," kata Faisal Harahap. 

Dengan meningkatnya jumlah tower itu, dia berharap kontribusi PAD dari sektor tower juga meningkat. 

Hal itu sesuai dengan target yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Muaro Jambi di mana tahun 2023 mendatang target PAD naik 100 juta yang tadinya hanya Rp 500 juta di tahun 2023 mendatang naik menjadi Rp 600 juta.

Faisal Harahap menjelaskan jika saat ini PAD yang didapat sudah mencapai 100 persen, yaitu sekitar Rp 500 juta.

Target ini diyakini hingga akhir tahun nanti melebihi dari yang ditargetkan, sebab sekarang masih ada sisa waktu sekitar satu bulan setengah lagi.

"Kita targetkan berlebih sebab sampai saat ini masih ada beberapa provider yang belum lunas pembayarannya," kata Faisal. (Jun)