GERBANGINFORMASI.COM, MUARO JAMBI - Guna memastikan Karhutla di Provinsi Jambi Terkendali dengan baik, Gubernur Jambi Al-Haris bersama Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah yang juga sebagai Kepala BPBD Provinsi Jambi melakukan patroli udara memantau titik api yang berada di wilayah Provinsi Jambi, Rabu 11 Oktober 2023.
Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah menyampaikan, dari hasil patroli yang dilakukannya bersama Gubernur Jambi dan laporan yang diterimanya, pada tanggal 10 Oktober 2023 pukul 00.00 sd 23.00 Terdapat 45 titik hotspot di Provinsi Jambi. Dengan rincian :
Batanghari terdapat 10 titik.
Bungo 2 titik.
Merangin 4 titik.
Sarolangun 4 titik.
Tanjab barat 10 titik dan
Tebo 15 titik.
Untuk Total hotspot berdasarkan Satelit Aqua terra dan suomi NPPdari tanggal 1 Januari s/d 10 Oktober 2023 dengan jumlah total 2.781 titik Hotspot. Adapun rinciannya sebagai berikut :
Batanghari 465 titik hotspot.
Bungo 102 titik hotspot.
Kerinci 72 titik hotspot.
Merangin 415 titik hotspot.
Muaro Jambi 62 titik hotspot.
Sarolangun 506 titik hotspot.
Sungaipenuh 13 titik hotspot.
Tanjabbar 618 titik hotspot.
Tanjabtim 43 titik hotspot.
Tebo 468 titik hotspot dan
Kota Jambi 2 titik hotspot.
Untuk Prakiraan tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah Provinsi Jambi pada Tanggal 11 Oktober 2023, secara umum diprakirakan dalam kategori aman kecuali di wilayah Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung timur dalam kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.
"Untuk Jarak penglihatan mendatar (Visibility) pada tanggal 10 Oktober 2023 berkisar antara 1,4 km – 7 km dengan kondisi cuaca asap dan hujan petir," ucap Bachyuni.
Prakiraan Angin 3000 ft tanggal 11 Oktober 2023 secara umum angin bertiup dari arah Tenggara dengan kecepatan 8- 24 km/jam.
Sementara itu katanya, untuk Prakiraan Cuaca Kab/kota di Provinsi Jambi Tanggal 11 Oktober 2023 Secara Umum berawan disertai asap. Potensi hujan ringan di Sebagian wialayah di Provinsi Jambi.
"Oleh karena itu mari kita Waspada potensi kebakaran hutan dan lahan yang berdampak menimbulkan kabut asap di wilayah Provinsi Jambi," sebutnya.
Bachyuni Deliansyah juga menjelaskan, berdasarkan laporan Indek Standar Pencemaran Udara yang diterimanya dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, ISPU hari ini dalam Kota masuk dalam kategori : Baik. Parameter PM 10 angka 58 masuk kategori sedang dan Parameter PM 2,5, angka 100 masuk dalam kategori tidak sehat.
Bachyuni juga merinci Update perkiraan sementara data luasan lahan terbakar dari tanggal 1 Januari 2023 sd 11 Oktober 2023 dengan luas sejumlah +/- 1.157,00 hektar.
Dengan rincian masing-masing luasan kabupaten:
Batanghari 582,54 Ha.
Muaro Jambi 49,47 Ha.
Tebo 147,20Ha.
Bungo 49,10 ha.
Sarolangun 197,14 ha.
Merangin 25,57 ha.
Tanjab Timur 40,80 ha.
Tanjab Barat 61,18 ha.
Kerinci 0,00 ha.
Sungai Penuh 0,00 ha.
kota Jambi 4,00 ha.
"Lahan mineral seluas 1039,13 ha dan lahan gambut seluas 117,87 ha," sebutnya.
Kepala BPBD Provinsi yang akrab disapa Bang Bayu ini juga menyebutkan Penambahan luasan lahan terbakar yang sedang terjadi :
1. Desa Bukit Kec. Pelawan Kab. Sarolangun ± 1,12 Ha (Update)
2. Desa Tanjung Katung Kec. Maro Sebo Kab. Muaro Jambi ± 1,5 Ha (Update)
3. Desa Lubuk Napal (Km17) Kec. Pauh Kab. Sarolangun ± 1,5 Ha
4. Desa Sungai Penoban Kec Batang Asam Kab. Tanjab Barat ± 0,03 Ha.
5. Desa Pelawan Jaya Kec. Pelawan Kab. Sarolangun ± 0,01 Ha.
6. Desa Pulau Pandan Kec. Limun Kab. Sarolangun ± 0,5 Ha.
Dari kejadian Karhutla tersebut, sejak Januari hingga Oktober 2023 telah dilakukan penegakan hukum sebanyak 11 kasus. diantaranya,
Muaro Jambi, ada 2 Kasus.
Batanghari, ada 3 Kasus.
Tebo, ada 2 kasus. (1 kss sidik,1 KSS tahap 2)
Bungo, ada 1 Kasus
Sarolangun, ada 1 Kasus
Tanjabarat, ada 2 kasus.
"Jumlah tersangka semuanya ada 12 orang," ungkapnya.
Guna memantau dan mendeteksi secara dini terjadinya karhutla, BPBD bersama TNI/Polri dan Manggala Agni telah mendirikan 59 Posko Darat.
"Tim Satgas karhutla bertugas memberikan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat untuk tidak membakar lahan. Dan juga Kegiatan pemantauan hotspot /groundcheck lapangan dan pemadaman tetap dilaksanakan ketika ada informasi titik hotspot atau fire spot," sebutnya.
Selain mendirikan Posko Darat, pihaknya juga melakukan Kegiatan Udara, pada Rabu (11/10/23) kemarin Gubernur Jambi Al-Haris bersama Kepala BPBD Provinsi Jambi melakukan Briefing Rutin Posko Satgas Udara
mengenai plan rencana penerbangan, operasi armada udara dan kesiapan bersama Korem 042 Gapu, polairud Polda Jambi , BMKG, BPBD, Basarnas dan Operator Heli patroli/Wb.
"Tadi juga dilakukan Pemantauan dan patroli udara informasi satelit BRIN dan Hs dari BMKG. Melaksanakan operasi waterbombing lokasi terdapat fire spot dan Berkoordinasi dengan Tim darat terkait HS yang ditemukan," tandasnya. (Jun)






Social Header