Breaking News

Bupati BBS Apresiasi Jembatan Bentari, Infrastruktur Rp1,5 Miliar Hasil Gotong Royong Masyarakat

GERBANGINFORMASI.COM, MUARO JAMBI – Semangat gotong royong masyarakat Desa Betung, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muaro Jambi, membuahkan hasil nyata. Sebuah jembatan sepanjang 62 meter yang diberi nama Jembatan Bentari (Betung-Batanghari) berhasil dibangun secara swakelola dengan dana swadaya masyarakat yang mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

Pembangunan jembatan tersebut berlangsung selama enam bulan di bawah kepemimpinan Kepala Desa Betung, M. Ripa'i. Kehadiran jembatan baru itu kini menjadi akses vital yang memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

M. Ripa'i menjelaskan, Jembatan Bentari memiliki panjang 62 meter dan lebar 4 meter. Nama "Bentari" sendiri merupakan singkatan dari Betung-Batanghari yang dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah wilayah tersebut.

“Dulu wilayah ini masuk dalam Kabupaten Batanghari. Karena itu kami sepakat memberi nama Jembatan Bentari sebagai pengingat sejarah daerah kami,” ujar M. Ripa'i.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Selain mempercepat akses pelayanan publik dan pendidikan, jembatan juga memudahkan distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga.

Tidak hanya itu, Jembatan Bentari juga membuka konektivitas menuju wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, sehingga memperkuat hubungan antarwilayah yang selama ini terkendala akses transportasi.

“Jembatan ini juga sangat penting untuk mendukung proses evakuasi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan. Di wilayah kami masih terdapat kawasan gambut yang rawan terbakar saat musim kemarau,” katanya.

Keberhasilan pembangunan jembatan secara swadaya tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno. Pada Kamis (11/6/2026), Bupati bersama rombongan meninjau sekaligus meresmikan penggunaan jembatan yang menjadi kebanggaan masyarakat Desa Betung itu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa BBS menyebut pembangunan Jembatan Bentari sebagai contoh nyata keberhasilan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

“Ini patut menjadi contoh bagi desa-desa lain. Pembangunan tidak selalu harus menunggu bantuan dari APBD kabupaten, provinsi maupun pemerintah pusat. Ketika masyarakat bersatu dan memiliki semangat gotong royong yang kuat, pembangunan besar pun dapat diwujudkan,” ujar BBS.

Ia menilai keberhasilan pembangunan Jembatan Bentari menjadi bukti bahwa persatuan dan kepedulian masyarakat mampu menghadirkan solusi atas kebutuhan infrastruktur di daerah.

Peresmian jembatan tersebut disambut antusias oleh warga Desa Betung. Kehadirannya diharapkan menjadi urat nadi baru perekonomian desa, mempercepat akses transportasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana penghubung.

Dengan berdirinya Jembatan Bentari, masyarakat Desa Betung kini memiliki simbol baru semangat gotong royong yang tidak hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga merekatkan kebersamaan dalam membangun desa secara mandiri. (Jun)

© Copyright 2024 - Gerbanginformasi.com