Breaking News

Terkait Jalan Rusak di Desa Talang Belido, Kadis PUPR Muaro Jambi Janjikan Perbaikan Secara Bertahap

GERBANGINFORMASI.COM, MUARO JAMBI - Kondisi jalan rusak di Desa Talang Belido, Kabupaten Muaro Jambi, memicu aksi demonstrasi warga pada Senin (30/3/2026). Menanggapi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muaro Jambi memastikan perbaikan jalan akan segera dilakukan secara bertahap mulai akhir Maret.

Kepala Dinas PUPR Muaro Jambi Anjar Prabowo saat dikonfirmasi menyampaikan, pihaknya telah melakukan kunjungan lapangan pada Kamis (26/3/2026) lalu sebagai tindak lanjut laporan masyarakat yang masuk pada 22 Maret 2026. 

“Kunjungan tersebut dilakukan di Desa Talang Belido dan dihadiri oleh kepala desa, kepala UPTD, operator alat berat, serta perwakilan warga,” ujarnya. 

Dalam pertemuan itu katanya, pihak dinas juga mencoba berkoordinasi dengan koordinator lapangan (korlap) aksi, Mulyadi. Namun, yang bersangkutan tidak dapat hadir karena mengikuti kegiatan di Desa Ladang Panjang dan meminta pertemuan dilakukan saat aksi berlangsung.

Lebih lanjut Anjar menjelaskan berdasarkan hasil peninjauan lapangan, PUPR menyampaikan bahwa sejumlah alat berat saat ini masih difokuskan di Desa Ladang Panjang. Alat berupa motor grader dan vibrator roller masih berada di lokasi tersebut sejak sebelum Lebaran Idul Fitri. Sementara satu unit backhoe loader sempat dipindahkan ke Mestong untuk mendukung posko teknis Lebaran.

Meski demikian lanjutnya, Pemerintah Daerah menegaskan bahwa perbaikan jalan di Talang Belido telah menjadi prioritas sejak awal bulan puasa. 

“Pengerjaannya kami rencanakan dimulai setelah penyelesaian beberapa titik pekerjaan di Desa Ladang Panjang, yang dijadwalkan berlangsung hingga 2 April 2026,” sebutnya.

Anjar menambahkan sebagai langkah awal, pada Senin (30/3/2026), satu unit backhoe loader akan dimobilisasi kembali ke Ladang Panjang melalui Talang Belido. Dalam perjalanan tersebut, alat berat akan digunakan untuk melakukan perbaikan sementara pada ruas jalan yang menjadi titik rencana aksi warga.

“Dalam rapat itu saya sampaikan bahwa perbaikan sementara akan dilakukan terlebih dahulu, sementara perbaikan menyeluruh menunggu seluruh alat berat selesai bertugas di Ladang Panjang,” demikian disampaikan dalam hasil kesepakatan pertemuan.

Selain itu, pemerintah desa bersama perangkatnya juga akan melibatkan pemuda setempat untuk mendata kendaraan angkutan hasil perkebunan, khususnya sawit, yang melintasi jalan desa. Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai dasar mediasi dengan pihak perusahaan perkebunan terkait kontribusi terhadap kerusakan jalan.

Pemerintah berharap langkah ini dapat meredam aksi warga sekaligus menjadi solusi jangka pendek sebelum perbaikan permanen dilakukan. .

Warga Talang Belido sendiri berharap janji perbaikan ini benar-benar direalisasikan, mengingat kondisi jalan yang rusak telah lama mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari. (Jun)

© Copyright 2024 - Gerbanginformasi.com