Breaking News

TEKAB Jambi Deklarasi Damai, Tegaskan Tolak Anarkisme dan Perkuat Perlindungan Ojol

GERBANGINFORMASI.COM, JAMBI - Tim Khusus Anti Begal (TEKAB) Provinsi Jambi menggelar deklarasi damai sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini juga dirangkai dengan sosialisasi serta penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan melalui program Perisai kepada para anggota.

Ketua DPW TEKAB Provinsi Jambi, Sucipto AB, menegaskan bahwa deklarasi tersebut menjadi penegasan sikap organisasi dalam menolak segala bentuk tindakan anarkis yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Kami ingin menegaskan bahwa TEKAB tidak hanya fokus pada pencegahan kriminalitas, tetapi juga berkontribusi menciptakan rasa aman melalui pendekatan persuasif dan humanis,” ujar Sucipto.

Selain isu keamanan, TEKAB juga menaruh perhatian pada perlindungan sosial bagi pekerja informal, khususnya pengemudi ojek online (ojol). Sucipto mendorong para driver ojol di Jambi untuk bergabung dalam program Perisai BPJS Ketenagakerjaan, mengingat tingginya risiko pekerjaan di jalan raya.

Melalui program tersebut, peserta akan memperoleh perlindungan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), hingga Jaminan Hari Tua (JHT).

“Risiko pekerjaan di lapangan sangat tinggi karena bersinggungan langsung dengan lalu lintas setiap hari. Perlindungan ini penting agar jika terjadi hal yang tidak diinginkan, keluarga tidak jatuh dalam kerentanan sosial yang bisa berdampak pada stabilitas keamanan,” katanya.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan sinergi antara komunitas pekerja informal dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial.

TEKAB juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang dapat memicu perpecahan. Menurut Sucipto, menjaga persatuan menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat yang beragam.

“Dengan komitmen bersama, kita harapkan situasi di Provinsi Jambi tetap aman, tertib, dan kondusif secara berkelanjutan,” ujarnya.

Inisiatif ini dinilai penting dalam memperkuat ketahanan sosial sekaligus mencegah potensi konflik di tengah masyarakat Jambi yang heterogen. (*)

© Copyright 2024 - Gerbanginformasi.com