Breaking News

Ambulans Terperosok di Perbatasan Kota Jambi–Muaro Jambi, Damkar Gabungan Bergerak Cepat Evakuasi

 

GERBANGINFORMASI.COM, MUARO JAMBI – Respons cepat ditunjukkan tim gabungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muaro Jambi bersama Damkar Kota Jambi, TNI, dan warga saat mengevakuasi sebuah mobil ambulans yang terperosok di kawasan RT 09, Kelurahan Sejinjang, Kecamatan Jambi Timur, Minggu (26/7/2026) malam.

Peristiwa yang terjadi di wilayah perbatasan Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi itu sempat menghambat mobil ambulans yang sedang berada di lokasi. Berkat koordinasi yang baik antarinstansi, proses evakuasi berhasil dilakukan tanpa menimbulkan korban maupun kendala berarti.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muaro Jambi, Herman Susilo, mengatakan laporan mengenai kejadian tersebut diterima dari seorang warga sekitar pukul 22.30 WIB.

"Begitu menerima laporan, tim rescue langsung kami kerahkan karena yang dievakuasi merupakan armada pelayanan kesehatan sehingga membutuhkan penanganan cepat," ujar Herman kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Operasi penyelamatan dipimpin Koordinator Wilayah Pos Kumpeh Ulu, Pitra Ramdhani, yang langsung mengerahkan satu unit armada tangkas beserta empat personel Satgas Rescue menuju lokasi kejadian.

Dengan jarak pos yang hanya sekitar 1,5 kilometer dari lokasi, tim yang dipimpin Komandan Regu Holilurahman bersama Wakil Komandan Regu M. Baliyan Iswandi tiba di tempat kejadian hanya tiga menit setelah laporan diterima, tepatnya pada pukul 22.33 WIB.

Sesampainya di lokasi, petugas segera melakukan asesmen dan menyusun strategi evakuasi. Mobil ambulans kemudian ditarik menggunakan sling baja yang dikaitkan pada armada 016 milik Damkar Kota Jambi.

"Proses penanganan dilakukan dengan menarik kendaraan kembali ke badan jalan cor menggunakan peralatan penyelamatan yang tersedia. Alhamdulillah seluruh rangkaian evakuasi berjalan lancar," kata Herman.

Sinergi antara personel Damkar Muaro Jambi, Damkar Kota Jambi, unsur TNI, serta masyarakat sekitar menjadi kunci keberhasilan operasi tersebut. Dalam waktu sekitar satu jam, ambulans berhasil dievakuasi ke posisi aman.

Operasi penyelamatan dinyatakan selesai pada pukul 23.30 WIB. Seluruh personel dan armada yang terlibat kembali ke pos dalam keadaan aman.

Herman menegaskan, selain menangani kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan juga memiliki tugas memberikan pelayanan kedaruratan non kebakaran, termasuk evakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan atau kondisi darurat lainnya.

"Kecepatan respons dan kolaborasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam setiap operasi penyelamatan agar situasi dapat segera ditangani dan aktivitas masyarakat kembali normal," pungkasnya. (Jun)

© Copyright 2024 - Gerbanginformasi.com