Breaking News

Bupati BBS Gaspol Investasi, Bentuk Tim Pengawasan untuk Jaga Iklim Usaha Tetap Sehat di Muaro Jambi

GERBANGINFORMASI.COM, MUARO JAMBI - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengambil langkah strategis untuk memperkuat iklim investasi dengan meluncurkan Tim Koordinasi Pengawasan Penanaman Modal. Langkah ini ditegaskan sebagai upaya menjaga pertumbuhan ekonomi daerah tetap berkelanjutan sekaligus memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi.

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno dalam sambutannya menekankan bahwa investasi bukan sekadar soal angka, melainkan instrumen utama penggerak ekonomi yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya beli masyarakat, hingga percepatan pembangunan infrastruktur.

“Investasi yang kita dorong bukan hanya besar nilainya, tetapi juga harus patuh aturan dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Tim yang dibentuk ini, lanjutnya, tidak dimaksudkan untuk menghambat aktivitas usaha. Sebaliknya, kehadiran tim menjadi jembatan solusi bagi pelaku usaha dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan. Pemerintah katanya, ingin memastikan setiap kegiatan investasi berjalan sesuai rencana tata ruang dan norma yang berlaku.

Selain memberikan kepastian hukum, tim juga bertugas mengkoordinasikan pengawasan secara terpadu. Mulai dari perizinan hingga kewajiban pajak dan retribusi daerah, seluruh proses akan dipantau untuk menciptakan iklim usaha yang sehat dan transparan.

Tim ini dibentuk melalui Surat Keputusan Bupati Muaro Jambi Nomor 490/KEP.BUP/DPMPTSP/2025. Dalam pelaksanaannya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bertindak sebagai koordinator, sementara organisasi perangkat daerah teknis menjalankan fungsi pengawasan lapangan, termasuk inspeksi rutin dan evaluasi kepatuhan pelaku usaha.

Pemerintah daerah juga tengah menyusun regulasi lanjutan terkait pendelegasian kewenangan pengawasan kepada perangkat daerah teknis, guna memperkuat efektivitas kerja tim.

Di sisi lain, agenda strategis yang diluncurkan bersamaan adalah pengukuhan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Dunia Usaha (TJSLDU) Kabupaten Muaro Jambi periode 2025–2028. Forum ini diharapkan menjadi wadah sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Lebih jauh Bupati yang akrab disapa BBS itu menyampaikan Pemkab Muaro Jambi mendorong agar program CSR perusahaan diarahkan pada prioritas pembangunan daerah, seperti penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, pembangunan infrastruktur desa, hingga pelestarian lingkungan.

“Keberadaan perusahaan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” tegas BBS.

Dengan langkah tersebut tambahnya, Pemerintah optimistis, kolaborasi yang solid antara sektor publik dan swasta akan mempercepat pembangunan daerah. Dengan pengawasan yang terukur dan pendekatan yang persuasif, Muaro Jambi diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus berdaya saing.

Menutup sambutannya, Bupati BBS menegaskan komitmen untuk terus terbuka terhadap kritik dan masukan, demi mewujudkan pelayanan publik yang prima dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Jun)

© Copyright 2024 - Gerbanginformasi.com