Dedi Minta Aparat Penegak Hukum Bertindak Tegas
GERBANGINFORMASI.COM, MUARATEBO - Bantuan WC komunal dari Kementerian melalui Dinas PUPR Kabupaten Tebo diduga tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya oleh masyarakat penerima. Pasalnya, fasilitas tersebut dibangun jauh dari pemukiman warga dan dalam kondisi tidak layak digunakan.
Informasi yang di himpun media ini, bahwa proyek tersebut di kerjakan oleh salah satu ASN berinisial S yang bedinas di kantor PUPR Tebo, proyek yang di nanti nanti masyarakat tidak mampu ternyata tidak bisa di gunakan oleh masyarakat penerima.
Salah seorang warga, Dedi warga kelurahan tebing tinggi, mengungkapkan bahwa dirinya memang terdaftar sebagai penerima bantuan komunal tersebut. Namun, fasilitas yang diberikan tidak dapat digunakan karena pembangunannya tidak selesai dengan baik. Ia menyebutkan bahwa kloset tidak terpasang dan bangunan tidak memiliki lantai, sehingga tampak terbengkalai.
“Rumah saya dapat bantuan komunal, tapi tidak kami pergunakan. Kloset tidak dipasang, bangunan juga tidak dilantai. Kondisinya seperti terbengkalai,banyak yang kayak gini hasilnya"ujar Dedi.
Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa saat proses pembangunan, material yang digunakan sangat minim. Ia hanya melihat satu kotak - kotak terbuat dari seng, sekitar satu karung kecil pasir, serta dua sangkek kresek semen. Hingga saat ini, pembangunan tidak kunjung selesai sejak 2025, bahkan material yang ada sudah habis akibat terkena hujan hingga 2026 seperti yang kita lihat sekarang.
Dedi menambahkan bahwa jika bantuan tersebut bersifat swakelola, masyarakat tidak mengetahui sumber anggarannya. Ia berharap pemerintah dapat memberikan bantuan yang benar-benar layak dan bermanfaat jangan asal jadi. “Kalau seperti ini, untuk apa kami mendapatkan bantuan WC komunal,kita minta pihak aparat penegak hukum dapat memproses kagiatan seperti ini"pungkasnya (abenk)



Social Header