Breaking News

Reses di Desa Senaung, Anggota Komisi VIII DPR RI Zulfikar Ahmad Gandeng BNPB Sosialisasikan InaRisk

P - Warga Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

GERBANGINFORMASI.COM MUARO JAMBI – Anggota Komisi VIII DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi, Zulfikar Ahmad, menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar sosialisasi InaRisk di Aula Desa Senaung, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda reses sekaligus upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Ratusan warga tampak antusias mengikuti sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari BNPB Pusat. Dalam sambutannya, Zulfikar Ahmad menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Senaung yang hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Menurut dia, pemahaman mengenai mitigasi bencana menjadi kebutuhan penting, mengingat Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.

"Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat tidak hanya memahami potensi bencana di wilayahnya, tetapi juga mampu memanfaatkan aplikasi InaRisk sebagai sarana deteksi dini dan pelaporan ketika terjadi bencana," ujar Zulfikar.

Pada kesempatan itu, pegawai BNPB Pusat, Ridwan Yusuf, memaparkan berbagai langkah mitigasi yang dapat dilakukan masyarakat, khususnya dalam menghadapi ancaman banjir. Ia menjelaskan bahwa kesiapsiagaan sejak dini dapat mengurangi risiko kerugian maupun korban jiwa saat bencana terjadi.

Beberapa langkah yang disampaikan di antaranya memperhatikan elevasi rumah terhadap lingkungan sekitar, meninggikan instalasi atau panel listrik agar tidak terendam banjir, serta berkoordinasi dengan pemerintah apabila diperlukan pembangunan infrastruktur pengendali banjir.

"Langkah-langkah sederhana ini dapat membantu masyarakat mengurangi dampak bencana dan meningkatkan keselamatan keluarga," kata Ridwan.

Selain menjelaskan upaya mitigasi, Ridwan juga memperkenalkan tata cara pelaporan kejadian bencana melalui aplikasi InaRisk Personal. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melaporkan lokasi kejadian, jenis bencana, serta mengunggah dokumentasi sehingga informasi dapat diterima lebih cepat oleh instansi terkait untuk proses penanganan.

Ia mengajak masyarakat mengunduh dan memanfaatkan aplikasi tersebut sebagai bagian dari membangun budaya sadar bencana.

"Dengan pelaporan yang cepat melalui aplikasi, informasi kebencanaan dapat segera ditindaklanjuti sehingga memudahkan proses pengambilan keputusan di lapangan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Senaung Bustomi menyampaikan terima kasih kepada Zulfikar Ahmad dan BNPB yang telah memilih Desa Senaung sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan reses dan sosialisasi kebencanaan.

Menurut Bustomi, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana serta pemanfaatan teknologi dalam mitigasi.

"Semoga kegiatan ini menambah wawasan masyarakat kami dalam mengantisipasi bencana. Dengan aplikasi InaRisk yang telah diperkenalkan, masyarakat dapat mendeteksi potensi risiko lebih dini sekaligus melaporkan kejadian bencana secara cepat kepada pihak terkait," katanya. 

Hadir dalam kegiatan ini BNPB Pusat Dyah rusmiasih, S.T.m.kom.Mdma Direktorat pemetaan dan evaluasi risiko bencana, BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Tagana, dan tamu undangan lainnya. (*)

© Copyright 2024 - Gerbanginformasi.com